Tuduhan Maut Kenalan Baru Bag9

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Awi Setyono mengatakan akan memverifkasi cerita Zulfqar. ”Kasus ini sudah lama,” kata Awi, Jumat pekan lalu. ”Tapi kenapa baru sekarang diungkapkan?” Menurut dia, keterangan Zulfqar harus dibuktikan. Ia juga berjanji, jika memang ada kesalahan prosedur, Polda tidak segan menindak tegas penyidik kasus ini. Di persidangan, yang dimulai pada 20 Januari 2005, jaksa mendakwa Zulfqar terlibat jaringan peredaran narkotik.

Menurut jaksa, Gurdip mendapatkan heroin 250 gram dari Rafz Sondri di Hotel Mercury, Jakarta. Barang itu dibeli seharga Rp 140 ribu dan akan dijual Rp 200 ribu per gram. Surat dakwaan juga menyebutkan, pada 28 Agustus 2004, sekitar pukul 21.30, Zulfkar bersama Gurdip dan Gina mencampur 250 gram heroin dengan 50 gram Panadol di Villa Tugu, Cisarua, Bogor.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *