BUPATI ROKAN HULU DITAHAN

KOMISI Pemberantasan Korupsi menahan Bupati Rokan Hulu, Riau, Suparman, di Rumah Tahanan Guntur, Jakarta Selatan, Selasa pekan lalu. Suparman menjadi tersangka karena diduga menerima suap terkait dengan pembahasan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan Riau 2014. ”Ditahan 20 hari ke depan,” kata pelaksana harian Kepala Biro Hubungan Masyarakat KPK, Yuyuk Andriati Iskak. Selain melibatkan Suparman, perkara ini menyeret Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Riau 2009-2014 Johar Firdaus sebagai tersangka. Mereka terjerat setelah KPK mengembangkan kasus mantan Gubernur Riau Annas Maamun dan mantan anggota DPRD Riau, Ahmad Kirjauhari. Keduanya divonis sebagai pemberi dan penerima suap dalam pembahasan anggaran perubahan. Suparman mengaku pasrah atas penahanan oleh KPK. ”Saya taat hukum dan tidak mau mencari kambing hitam,” ujarnya.

Baca Juga : kota-bunga.net

TIM Badan Reserse Kriminal Kepolisian RI menangkap Kolonel Agus Listyowarno, pejabat Kementerian Pertahanan, saat sedang mengedarkan uang palsu di sekitar Rumah Sakit UKI, Cawang, Jakarta Timur, Selasa pekan lalu. Barang bukti yang disita berupa uang palsu pecahan Rp 100 ribu sebanyak 3.000 lembar. ”Yang bersangkutan sedang diperiksa dan nanti akan dibawa ke Pomdam (Polisi Militer Kodam),” ujar Kepala Dinas Penerangan Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat Brigadir Jenderal Sabrar Fadhilah. Agus ditangkap bersama dua orang sipil. Sabrar mengaku masih belum mengetahui modus dan cara kerja komplotan tersebut. Kementerian Pertahanan menyerahkan sepenuhnya pengusutan kasus ini kepada aparat penegak hukum. ”Kita tunggu prosesnya. Kita tidak bisa mendahului prosesnya,” kata Direktur Jenderal Potensi Pertahanan Kementerian Pertahanan Timbul Siahaan.

DEWAN Perwakilan Rakyat dan pemerintah bersepakat menambah 10 rancangan undang-undang dalam Program Legislasi Nasional 2016. Kedua pihak menyodorkan masingmasing rancangan baru. ”Dalam waktu dekat akan dilakukan rapat pleno untuk membahasnya,” kata Wakil Ketua Badan Legislasi Firman Soebagio, Selasa pekan lalu. Lima undang-undang baru inisiatif Dewan meliputi RUU tentang Penghapusan Kekerasan Seksual, RUU Aparatur Sipil Negara, RUU Kelapa Sawit, RUU Bank Indonesia, dan RUU Otoritas Jasa Keuangan. Adapun pemerintah mengusulkan RUU tentang Bea Meterai, RUU Badan Pemeriksa Keuangan, RUU Mahkamah Konstitusi, RUU Narkotika dan Psikotropika, serta RUU Palang Merah. DPR baru mengesahkan lima undang-undang dari 40 daftar rancangan yang ada di Program Legislasi Nasional 2016. Menurut Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Yasonna Hamonangan Laoly, tambahan usul pemerintah karena ada aturan baru yang perlu segera dibahas. ”Perlu ada perubahan Prolegnas dengan memperbaiki isi dan kualitas,” ujarnya.

KPK BERI ULTIMATUM EMPAT AJUDAN NURHADI

EMPAT anggota Brigade Mobil Kepolisian RI yang seharihari bertugas sebagai ajudan Sekretaris Mahkamah Agung Nurhadi Abdurrachman, Selasa pekan lalu, mangkir dari panggilan pemeriksaan Komisi Pemberantasan Korupsi. Ini untuk kedua kalinya mereka tidak memenuhi panggilan pemeriksaan sebagai saksi Doddy Aryanto Supeno, tersangka pemberi suap kepada Sekretaris Panitera Pengadilan Negeri Edy Nasution. Dari keempat polisi itu, tiga di antaranya berpangkat brigadir. Mereka adalah Fauzi Hadi Nurgoro, Dwianto Budiawan, dan Ari Kuswanto. Satu orang lagi adalah Inspektur Polisi Dua Andi Yulianto.

Menurut pelaksana harian Kepala Biro Hubungan Masyarakat KPK, Yuyuk Andriati Iskak, keempatnya dalam waktu dekat akan kembali dipanggil. ”Panggilan selanjutnya akan disertai dengan penjemputan paksa,” katanya Rabu pekan lalu. Pertengahan Mei lalu, pimpinan KPK mengirimkan surat kepada Kepala Kepolisian RI Jenderal Badrodin Haiti untuk meminta izin pemeriksaan mereka. Kepala Divisi Hubungan Masyarakat Markas Besar Polri Inspektur Jenderal Boy Rafli Amar mengatakan empat anggota Brimob itu tidak hadir karena pada pertengahan Mei bergabung dengan tim Operasi Tinombala di Poso, Sulawesi Tengah, untuk memburu teroris Santoso. ”Jadwalnya akan dipelajari supaya mereka bisa kembali ke Jakarta,” ujar Boy. Seorang penegak hukum di KPK mengatakan empat polisi ajudan Nurhadi ini merupakan saksi kunci karena mengetahui kunjungan Doddy Aryanto ke kediaman Nurhadi. Mereka juga diduga memindahkan sejumlah kendaraan sebelum penggeledahan.

KEMENTERIAN Pertahanan berencana membentuk badan intelijen sendiri untuk keperluan pembuatan kebijakan. Sekretaris Jenderal Kementerian Pertahanan Laksamana Madya Widodo mengatakan badan intelijen diperlukan untuk mengidentifikasi sumber daya dalam negeri buat kepentingan pertahanan. ”Kami butuh input data komprehensif,” kata Widodo, Kamis pekan lalu. Menurut Widodo, potensi pendukung pertahanan terdiri atas pangan, energi, dan industri maritim. Dia menuturkan, selain itu potensi pertahanan di daerah yang bisa digunakan sebagai komponen pendukung dan cadangan jika negara dalam kondisi darurat. Usul ini dikritik Wakil Ketua Komisi Pertahanan Dewan Perwakilan Rakyat Tubagus Hasanuddin. Menurut dia, rencana ini bertentangan dengan undang-undang. ”Kalau mau bikin (badan intelijen), ubah dulu undang-undangnya,” ujarnya.

Inspirasi: Tanya Jawab Seputar Bisnis Makanan Bersama Pakarnya

Membaca rubrik bisnis makanan, membuat saya ingin bertanya tentang problem yang saya alami. Saya tidak memiliki keluarga berlatar belakang bisnis.

Saya khawatir dengan masa depan saya yang tidak jelas. Saya bekerja dengan gaji yang cukup untuk bertahan hidup saja. Bagaimana dengan masa depan saya jika saya terus bekerja.

Baca Juga: Cara Memilih Vendor Untuk Pesta Pernikahan

Kalau saya ingin berusaha sendiri di bidang kuliner, apakah harus ada bakat bisnis? Sedangkan saya merasa tidak berbakat. Saya hanya suka memasak. Mohon pencerahannya. Salam.

Jawaban

Dear Mediana, Apakah Anda masih ragu-ragu untuk berbisnis karena tak punya bakat? Anda ingin berbisnis, namun tidak punya keluarga berlatar belakang bisnis dan merasa tidak punya bakat. Apakah untuk menjadi seorang pengusaha harus punya latar belakang keluarga pebisnis? jawabannya tidak selalu!

Memang tak dapat dipungkiri jika seseorang berasal dari keluarga yang berlatar bisnis, akan lebih mudah jika ingin menekuni dunia bisnis sebagai pilihan masa depannya. Keluarga yang berlatar belakang bisnis tentu punya pengalaman yang berharga tentang seluk- beluk bisnis. Selain itu keluarga akan memberikan support atau dukungan.

Dukungan yang diberikan antara lain motivasi, moril, ilmu, modal, dan network. Sudah jelas seseorang yang berasal dari keluarga pebisnis, akan lebih mudah jalannya dibandingkan keluarga non-pebisnis.

Namun jika niat Anda kuat sekali, apa pun latar belakang keluarganya tak akan menghalangi niatnya. Memang tak mudah, tapi bisa jika Anda punya kemauan kuat. Apakah untuk berwirausaha harus ada bakat? Jawabannya tidak selalu! Beberapa orang yang sudah sukses di usaha kuliner tidak selalu pintar memasak atau pintar berbisnis. Hal ini pun berlaku untuk Anda. Jika Anda merasa tak punya bakat, tapi niat Anda kuat ingin berusaha, maka Anda harus banyak belajar. Jika orang yang punya bakat bisnis, cukup dengan satu kali belajar untuk mahir berbisnis, Anda mungkin harus belajar 10x lebih keras.

Masukan Agar Mahir Berbisnis

Tak soal. Yang penting Anda pun mampu jadi pengusaha. Jika Anda terkendala dengan masalah latar belakang dan bakat berikut ini ada beberapa masukan yang dapat diperimbangkan untuk dilakukan.

  1. KUATKAN MOTIVASI DIRI

Fokuskan pikiran ke arah niat berusaha atau meningkatkan penghasilan Anda. Karena Anda mengutarakan ingin berwirausaha, maka kuatkan pikiran Anda bahwa Anda mampu berwirausaha. Jangan fokuskan pikiran pada kekurangan yang dimiliki seperti bukan dari keluarga bisnis atau tak punya bakat.

Baiknya kuatkan niat dan fokuskan pikiran bahwa Anda mampu untuk berwirausaha. Untuk lebih menguatkan niat dan fokus, Anda perlu mencari buku-buku motivasi terutama tentang kisah-kisah inspiratif orang-orang yang berhasil mencapai mimpinya walaupun ia punya keterbatasan.

Harapannya setelah Anda membaca kisah inspiratif orang lain yang berhasil, maka Anda akan termotivasi, lebih percaya diri, dan memperoleh kemantapan hati.

  1. MELAKUKAN TES BAKAT

Setelah Anda termotivasi dan mantap hati, selanjutnya Anda dapat melakukan tes bakat. Tes bakat dapat dilakukan di klinik-klinik psikologi yang menyediakan jasa tes bakat.

Dengan melakukan tes ini, diharapkan Anda tahu bakat atau kemampuan unggulan Anda. Dengan mengetahui kelebihan diri, Anda akan bisa diarahkan untuk memilih usaha apa yang paling cocok untuk Anda.

  1. BELAJAR BISNIS

Jika Anda sudah tahu pilihan bisnis yang tepat, selanjutnya bisa belajar banyak tentang selukbeluk bisnis tersebut mulai dari teori dan praktiknya. Anda bisa ikut berbagai pelatihan bisnis atau bekerja terlebih dahulu pada bisnis yang sama.

Anda juga perlu banyak membaca tentang berbagai hal mengenai bisnis tersebut sehingga wawasan bisnis Anda bertambah luas. Semoga masukan saya menjadi pencerahan untuk Anda. Salam.