4 Problem Utama

Mungkin banyak Mama yang tak mengerti, mengapa si kecil menolak makanan yang mengandung serat. Padahal menu itu kalau disantap enak dan nikmat. Ini persoalan utama yang sering ditemui: ? Bentuk dan cara penyajiannya tidak menarik. Memang butuh kreativitas orangtua dalam mengkreasikan menu serat buat si buah hati. Tidak semata-mata enak disantap tapi juga musti sedap dipandang. ? Orangtua memaksa anak untuk makan menu mengandung serat sedangkan Mama Papa tidak memakan makanan berserat itu.

Baca juga : Beasiswa d3 ke S1 Luar Negeri

Orangtua yang menuntut anaknya makan sayur dan buah seharusnya memberikan contoh kepada anak. Jika anak melihat orangtuanya menyingkirkan sayur dan buah pada makanannya, anak akan berpesepsi bahwa sayur dan buah itu tidak enak. Alhasil, anak jadi tidak mau makan sayur (dan buah). Sebaliknya jika anak melihat orangtuanya lahap makan sayur dan buah, anak akan tergoda dan mau memakannya juga. Artinya, orangtua menjadi role model untuk anak.

Jika anak menolak, para orangtua diharapkan tidak putus asa dan coba kembali dengan bentuk dan menu yang lebih menarik lagi. ? Orangtua harus mengamati mengapa anak tidak mau makan sayur. Apakah anak hanya tak suka sayuran dan buah tertentu? jika itu masalahnya, gantilah dengan buah dan sayur yang lain. Sebagai contoh, anak tidak suka makan kangkung karena rasanya sedikit pahit.

Coba ganti dengan bayam yang rasanya lebih netral. Atau wortel yang dibentuk unik seperti bintang dan rasanya manis. Alternatif lain jika sayur tidak mau, berikan buah yang manis dan berwarna menarik. Dapat juga diberikan agar/agar atau puding. ? Jika anak tetap menolak memakan serat, di sini orangtua harus menjelaskan dengan bahasa sederhana yang dapat dimengerti anak tentang manfaat dari sayur dan buah yang disajikan.

1 Dari 8 Anak Berisiko Campak

Jeda antara waktu vaksinasi campak yang kurang ideal serta keputusan orangtua untuk menolak vaksinasi, membuat jumlah anak penderita campak meningkat, demikian menurut studi yang dilakukan Robert Bednarczyk, PhD, Asisten Profesor di Hubert Department of Global Health, Rollins School of Public Health, Emory University, Atlanta. Ini sungguh disayangkan, mengingat campak adalah salah satu penyakit berbahaya yang bisa dicegah dengan vaksinasi. Bila anak Mama tidak pernah divaksin atau pernah tapi tidak lengkap, risikonya terkena campak akan semakin tinggi, sementara campak termasuk mudah menular melalui kontak langsung maupun udara.

Sumber : https://ausbildung.co.id/

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *